SADARIOMLINE- Jakarta- Diduga Menteri Keuangan Purbaya Menerima uang suap dari PT Alco Timber Perusahaan Kayu Eksport Ilegal di Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (28/11). Dari hasil penjualan kayu kayu ilegal tersebut diduga menteri keuangan menerima aliran anggaran dari hasil penjualan kayu Eksport tersebut ke luar negeri.
Karena pajak kayu tersebut sangat mengiurkan dan menguntungkan bagi petugas pajak dan BPS setempat.
Ketua eksport yang berasal dari sorong raya atau Papua Barat Daya tersebut di akan di jual ke luar negeri. Kayu kayu tersebut juga akan di kirim atau di kemas melalui kontener kontener yang di siapkan untuk siap dikirim ke luar negeri melalui beberapa daerah yang ada di Indonesia.
Kayu kayu tersebut juga sangat mahal hingga mencapai puluhan hingga ratusan juta per kubiknya jika di kirim ke luar negeri.
Saat di Konfirmasi Dedi Ketua Devisi Humas Pro JurnalisMedia Siber Indonesia wilayah Papua Barat Daya mengatakan pihaknya akan terus ber koordinasi kepada pihak pihak terkait atas dugaan laporan tersebut. Menurut Dedi, laporan atau aduan tersebut harus dipastikan kebenarannya untuk bisa mendapatkan hasil yang sempurna atau baik.
" kamu sudah konfirmasih terkait hasil pajak atau pendapatan jual beli kayu ke luar negeri. Dan jika memang kayu kayu tersebut di jual ke luar negeri maka akan diperiksa terkait perpajakan untuk Negera. Seperti bea dan cukai, Gakum, BPS dan masih banyak petugas lainnya di daerah"benernya.
Sembari menambahkan terkait untuk dugaan penyuapan kepada menteri keuangan Purbaya, pihak terlah berkoordinasi melalu via Hanpond Wahs App dan tinggal menunggu jawaban dari pihak kementerian atau pun pribadi pak Purbaya. Sedangkan terkait dengan yang bersangkutan pihak PT Alko Timber belum memberikan jawaban atas dugaan pemberian kepada pihak Kementerian keuangan tersebut.
Penulis. : (dedi)
editor. : alwi
Jl. Niaga Rt.3, Pinang Sebatang Timur, Tualang Kab.Siak Provinsi Riau
++62 822-8637-3206
sadaripersadapers@gmail.com
© Sadari Online. 2024